Tips Umum dalam Melakukan Perjalanan Ibadah Haji – Ditanah suci

PAKET UMROH JOGJA – PAKET HAJI JOGJA – WISATA RELIGI JOGJA

Tips Umum dalam Melakukan Perjalanan Ibadah Haji – Ditanah suci

Ditanah suci :

  1. Ikuti secara tertib apa-apa yang diatur dan diarahkan oleh pembimbing haji karena mereka lebih tahu kondisi dan apa yang akan dijalankan selama pelaksanaan haji, jangan bandel dan sok pintar, apalagi bagi mereka yang baru pertama kali ini pergi haji.
  2. Ke tanah suci tujuannya ibadah, jadi jangan terlalu banyak istirahat di hotel, perbanyak atau habiskan waktu untuk beribadah di masjidil haram dan masjid nabawi selain ibadah pokok lainnya. Jangan tergoda teman untuk malas pergi ke mesjid tersebut atau tempat ibadah lainnya..menyesal nanti kalau sudah sampai di tanah air kembali akibat ibadahnya katanya kurang atau kurang sempurna.
  3. Di Masjidil haram usahakan perbanyak tawaf sunat, sholat sunat, mengaji, jangan malah tawaf di tempat belanja oleh-oleh yang diperbanyak. Perbanyak berdoa ditempat-tempat mustajab : di Multazam, Hijir Ismail, raudoh dll. Jika ingin menggapai atau mencium hajar aswad jangan dipaksakan apalagi untuk kaum hawa..mungkin lebih baik banyak sholat sunat di lokasi hijir ismail..pilih waktu yang tidak terlalu banyak jemaah hajinya.
  4. Di mesjid nabawi ada lokasi Roudoh dan makam nabi Muhammad SAW, pilih waktu-waktu yang tepat untuk menuju ke tempat tersebut. Lokasi terbatas peminat banyak jadinya penuh sesak. Dan ingat tas paspor selalu ada didepan dada jangan disebelah belakang. Jangan menuruh uang seluruhnya dalam tas paspor dan bawalah uang seperlunya saja. Banyak kejadian yang uangnya hilang disana akibat berdesakan. Setelah salam sholat subuh waktu yang terbaik ke lokasi tersebut atau tengah malam hari.
  5. Bawa selalu uang pecahan 1 real atau lebih, dan lakukan selalu memberi sedekah setiap hari di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Jika kita terlalu perhitungan dengan amal, kalau dihitung kira-kira berapa nilai amal yang telah kita lakukan dengan sedekah tersebut. Di masjid tersebut tidak ada kotak amal jadi sedekahkanlah kepada orang yang membutuhkan. Di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi banyak para pekerjanya adalah para TKI atau orang Indonesia yang telah lama bermukim disana, jadi sebagai alternatip bisa disedekahkan kepada mereka sebagai rasa persaudaraan.
  6. Bagi kaum wanita jika bepergian sebaiknya selalu didampingi oleh suami atau teman laki-laki, jangan keluyuran sendirian dan usahakan selalu berombongan. Ingat disana negeri asing dengan berbagai kemungkinan. Di hotel juga kaum wanita jika akan naif lift harus selalu didampingi dengan teman lelaki yang dikenalnya. Jika naik dengan sesama wanita dan jika tiba-tiba ada beberapa orang laki-laki asing yang tidak dikenal ikut masuk saat itu juga sebaiknya yang kaum hawa segera keluar saja, untuk menghindari segala kemungkinan. Juga untuk kaum manula jika bepergian harus selalu ditemanani oleh keluarga atau teman sehotel. Banyak manula dari daerah yang tersesat, faktor bahasa biasanya yang menjadi kendala.
  7. Perhatikan dan ingat nama dan lokasi hotel yang ditinggali serta ingat tanda-tanda sekelilingnya agar kalau tersesat dapat kembali lagi dalam keadaan selamat, usahakan selalu berpakaian seragam nasional kemana-mana sehingga dapat dikenali kalau tersesat atau kalau mencari teman jika tersesat. Jika tersesat ingat selalu… temukan selalu orang Indonesia.
  8. Jika anda mengalami sesuatu yang tidak dikehendaki atau mengalami musibah segera perbanyak istigfar dan bertobat kepada Allah SWT.
  9. Aktivitas disana banyak yang dilakukan dengan cara antri mau makan antri, mau ke WC antri, naik bis antri, ngambil wudhu antri dll. jadi harus sabar, pakai rasio serta rasa toleransi yang tinggi harus sudah tune-in. Jangan emosian, jangan egois, jangan sok pejabat yang selalu minta dilayani dan sok mentang-mentang, ingat semua adalah Tamu Allah ujian paling besar disana adalah kesabaran.
  10. Saat wukuf di Arafah..batas waktunya sampai senja..biasanya wukuf disertai khotbah wukuf. banyak juga yang dilakukan jemaah haji setelah selesai khotbah wukuf..mereka berjalan-jalan..ngobrol atau berfoto ria atau ada juga yang tiduran kembali..ingat batas wukuf sampai senja..isilah waktu dari selesai khotbah wukuf sampai senja itu dengan aktivitas ibadah zikir atau mengaji lebih baik ketimbang aktivitas yang disebutkan Untuk mengingatkan saat di Arafah, jangan masuk ke WC untuk buang air kecil/besar lebih dari 1 orang, WC terbuat dari fiberglass dengan kekuatan terbatas, jika diinjak lebih dari 2 orang atau bahkan lebih, maka banyak kejadian yang meninggal disana karena WC ambrol dan orangnya tenggelam digenangan air tinja.
  11. Jika banyak mengalami hal yang menimbulkan beda pendapat, jangan debat diperpanjang nggak keruan, itu godaan setan.. kembali saja kepada yang hal-hal yang sudah diatur Departemen Agama RI.
  12. Di Masjidil Haram jika ingin ke toilet, jangan pada saat mendekati waktu sholat..bisa-bisa nanti terjebak malah sholat di lantai toilet karena pintu keluar tangga toilet sudah tertutup oleh barisan orang sholat, kurangi makan dan minum jika ingin ke mesjid, lebih baik ketika pulang dan istirahat di hotel baru makan di perbanyak untuk menjaga kesehatan. Ingat untuk menuju ke toilet jarak relatif jauh dan penuh orang dan serba antri, jadi ke toilet harus memakai perencanaan yang matang juga.
  13. Wisata bersama ke tempat-tempat yang telah ditentukan, sebaiknya ikut serta jangan diabaikan, karena kesempatan nggak datang dua kali, kapan lagi melihat tempat-tempat wisata disana.
  14. Gunakan ponsel untuk komunikasi, jika suami istri kalau bisa dua-duanya memakai ponsel, jika tersesat atau selisih jalan dapat saling komunikasi. Ingat tidak sedikit yang ditanah air, rukun-rukun saja disana malah sering bertengkar, gara-gara tidak saling jalan bersama.
  15. Disana, bangsa Indonesia disukai oleh bangsa-bangsa lain, karena tertib, sopan, banyak senyum, jarang membuat ulah. Jika banyak yang menyapa sapalah dan “say hello” dengan sopan. Disana biasanya bangsa Turki yang suka duduk berdekatan dengan orang Indonesia di dalam Masjid.
  16. Kuliner, banyak disana tempat makan baik masakan ala Arab dan familinya juga masakan Indonesia. Ada juga makanan serba 1 (satu) Real yaitu makanan lauk pauk (nasi, telur, ayam, perkedel, bakwan, teri kacang merah dsb, pokoknya selera Indonesia-lah) yang dijual oleh para TKI atau orang Indonesia yang telah lama mukim disana dan berjualan pada waktu pagi dan senja di depan hotel kita.

PAKET UMROH JOGJAPAKET HAJI JOGJAWISATA RELIGI JOGJA – Sumitra Tour adalah perusahaan bidang pelayanan perjalanan wisata untuk wisata jalan-jalan, wisata ziarah, ticketing domestik dan international. Untuk Pemesanan KLIK! DISINI http://www.sumitratour.com/ | HOTLINE: (0274) 884972 / 08562551800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *