Mengunjungi 5 Masjid Terbesar di Tiongkok

China atau sekarang dinamakan Tiongkok terkenal dengan Negara komunis yang mana penduduknya minoritas beragama Islam. Mungkin sangat berbeda dengan di Indonesia yang mayoritas masyarakatnya beragama Islam sehingga masjid – masjid banyak kita temukan untuk beribadah sangatlah mudah. Jika kita telisik lebih dalam sebenarnya perkembangan agama Islam di China juga berkembang terbukti dengan beberapa masjid terbesar di China yang masih digunakan sampai saat ini.  Dan ini beberapa masjid terbesar di China

Afaq Khoja Mausoleum

Dibangun pada tahun 1640 sebagai makam Muhammad Yusuf, seorang guru besar sufi yang datang ke daerah Xinjiang pada awal abad-17 bersama 72 orang keturunannya, termasuk Afaq Khoja. Afaq Khoja sendiri adalah salah seorang pemimpin besar bangsa Uyghur China yang memimpin perlawanan melawan Genghis Khan. Hingga sekarang bangsa Uyghur merupakan salah satu suku yang menginginkan kemerdekaan dari negara China.
Semangat perlawanan bangsa Uyghur ini juga terdapat pada kisah Ikparhan, salah seorang keturunan Afaq Khoja yang juga dimakamkan di tempat ini yang lebih memilih membunuh diri daripada diperistri Kaisar China pada masa itu. Di dalam makam yang juga berfungsi sebagai masjid ini terdapat empat menara di masing-masing sudutnya dengan hiasan pola khas Arab. Sementara di bagian tengahnya terdapat kubah seluas 17 meter. Secara keseluruhan gaya arsitektur dari masjid ini lebih didominasi oleh gaya Asia Tengah seperti di India dan Persia.

17 18

Masjid Agung Hohhot

Jika Anda mengira bangunan ini adalah kelenteng maka Anda salah besar karena meskipun mempunyai atap yang mirip pagoda tetapi bangunan ini adalah Masjid Agung Hohhot, masjid terbesar muslim Hui di Inner Mongolia, China. Bagian depan masjid ini dibangun seutuhnya dari bata hitam pada masa dinasti Qing (1644-1911) sedangkan bagian belakangnya dengan nuansa yang lebih modern dan berukuran jauh lebih besar adalah hasil renovasi.
Hal yang paling fenomenal dari masjid ini adalah di dalamnya terpahat kaligrafi 30 juz Al-Qur’an selain pemandangan kota yang sangat indah jika dilihat dari menara heksagon masjid setinggi 15 meter. Suku Hui sendiri adalah salah satu etnis muslim China yang mengakar sejak ratusan tahun yang lalu dan memberikan sumbangan yang tidak sedikit pada budaya China sekarang ini. Salah satunya adalah seni bela diri muslim China.

19 20

Masjid Agung Xining

Pertama kali dibangun pada abad ke-13, masjid ini merupakan salah satu masjid tertua di China yang terletak di kota Xining, provinsi Qinghai. Kompleks masjid ini menempati area dengan total seluas 12 km persegi, di mana selain bangunan masjid yang super megah juga terdapat madrasah, pemandian umum, penginapan bagi para musafir, dapur, dan lapangan yang mampu menampung lebih dari 20.000 jamaah yang selalu penuh saat shalat Jum’at.
Selain sebagai masjid terbesar di provinsi Qinghai, Masjid Agung Xining juga tercatat sebagai obyek wisata sekaligus institusi pendidikan agama Islam terbesar di China. Jika Anda berkunjung ke sana, Anda akan disambut dengan gapura berbentuk setengah lingkaran yang merupakan ciri khas arsitektur China, sementara di belakangnya berdiri dua menara kembar dengan kubah di puncaknya yang menjadi ciri khas Arab. Di dalam kompleks masjid sendiri juga banyak terdapat kaligrafi huruf Arab dan China yang dipahat seniman muslim China ratusan tahun yang lalu. Sungguh sebuah perpaduan antara dua budaya yang menghasilkan karya seni super keren!

ÇຣÎ÷Äþ¶«¹ØÇåÕæ´óËÂ

Masjid Agung Xi’an

Salah satu masjid tertua dan paling terkenal di China ini didirikan tahun 742 pada masa kekuasaan dinasti Tang (618-907) dan telah melalui masa renovasi yang panjang selama ratusan tahun kemudian. Renovasi paling besar dilakukan pada masa kekuasaan dinasti Ming. Tidak seperti masjid-masjid lain di China yang masih mengadopsi gaya arsitektur Arab, Masjid Agung Xi’an sepenuhnya memakai gaya arsitektur dan kaligrafi China kecuali beberapa bagian dekorasi. Hingga menara pada masjid ini pun menggunakan gaya arsitektur China.
Didirikan pada area seluas 250m x 47m, masjid ini penuh dengan taman bunga, pavilion, jalan setapak, gapura kayu dan batu dengan area yang terbagi menjadi empat bagian. Semakin dalam seseorang memasuki bagian-bagian tersebut, nuansa masa lalu akan terasa semakin kental dan bagian paling tengah yang digunakan sebagai tempat beribadah hingga kini masih mempertahankan gaya arsitektur China kuno. Tetapi meskipun area masjid ini penuh dengan taman yang indah, setidaknya masih mampu menampung sekitar 1.000 orang yang melaksanakan shalat lima waktu setiap harinya.

23 25

Masjid Huaisheng, Guangzhou

Dibangun pada tahun 630 oleh Sa’d ibn Abi Waqqas yang merupakan paman Nabi Muhammad pada misinya menyebarkan Islam ke China, salah satu masjid tertua di dunia ini direnovasi pada tahun 1350 dan tahun 1695 setelah mengalami bencana kebakaran. Meskipun demikian, menara dengan ujung lancip setinggi 36 meter yang nampak menjulang di belakang masih merupakan bagian asli yang tidak mengalami perubahan.
Karena tingginya menara yang terdapat pada masjid ini, masjid Huaisheng juga disebut orang sebagai masjid Mercusuar dan merupakan masjid utama di kota Guangzhou. Menara ini dalam bahasa lokal disebut sebagai Guangta yang artinya adalah “Menara Cahaya” karena pada masa lalu juga digunakan sebagai panduan kapal yang tengah berlayar.

26

PAKET UMROH JOGJAPAKET HAJI JOGJAWISATA RELIGI JOGJA – Sumitra Tour adalah perusahaan bidang pelayanan perjalanan wisata untuk wisata jalan-jalan, wisata ziarah, ticketing domestik dan international. Untuk Pemesanan KLIK! DISINI http://www.sumitratour.com/ | HOTLINE: (0274) 884972 / 08562551800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *