Tips Berangkat Umroh Saat Musim Dingin

Secara umum musim yang terjadi di jazirah arab ada dua yaitu musim panas dan musim dingin. Musim dingin biasa nya terjadi pada bulan September sampai bulan maret yang dapat mencapai suhu udara di bawah nol derjat celcius.

Bagi Jamaah ibadah umroh harus bisa mempredisikan cuaca dingin yang terjadi di tanah suci, jangan sampai cuaca nya sangat buruk sehingga menghentikan ritual ibadah ini. Jangan hanya mempersiapkan biaya umroh saja. Pada dasar nya cuaca dari musim dingin akan membuat para jamaah terasa kedinginan dan kondisi laki-laki yang tidak memakai lapisan baju yang cukup tebal akan membuat penyakit yang tidak di duga paa kulit nya.

Ada beberapa tips yang harus di persiapkan saat umroh pada musim dingin . antara lain:

  1. Persiapan sebelum berangkat ke tanah suci
  • Olahraga yang rutin agar badan tetap sehat saat akan berangkat ke tanah suci. Karena aktivitas yang di lakukan disana sangat dan menguras tenaga apabila kondisi fisik tidak mampu berjalan dapat menggunakan alat bantu seperti kursi Roda dan lain nya.
  • Makan dan minum dengan teratur, dan membiasakan bangun pagi sekali dengan tidur yang teratur karena di sana tidak akan ada waktu untuk bersantai atau tidur dalam waktu yang lama.
  • Pelajari hal-hal penting Umroh seperti Rukun Umroh dan Larangan Umroh setelah itu baru do’a dan hafalan surat untuk beribadah di sana, baik dengan mempelajari sendiri maupun mengikuti program manasik haji atau umroh oleh traveler.
  • Persiapakan mental dan perlengkapan umroh atau barang yang harus di bawa saat perjalanan.
  • Kebiasaan di Indonesia para calon ibadah haji dan umroh selalu melakukan syukuran dengan memasak suatu makanan yang di berikan kepada masyarakat sekitar untuk menambah do’a akan kelancaran perjalanan ibadah umroh .
  1. Persiapan untuk pemberangkatan ke tanah suci
  • Bawalah tas yang cukup luas untuk menyimpan perlengkapan untuk umroh.
  • Jagalah barang-barang penting yang akan di gunakan saat perjalanan. Seperti pass port, uang , handphone dan lain-lain.
  • Bawalah pakaian yang bisa menghangatkan badan pada saat perjalanan seperti sweater, jaket, kaus kaki ataupun kerudung yang panjang.
  • Di karenakan kondisi yang sangat buruk untuk tubuh para jamaah. Di wajibkan untuk membawa obat-obatan untuk penyakit yang mungkin terjadi pada musim dingin ini yakni: kedinginan atau masuk angin, filek, batuk, dan lain-lain.
  • Meyediakan persedian makanan dan minum yang cukup banyak: usahakan makanan yang di konsumsi mengandung nutrisi atau zat gizi yang tinggi seperti daging, sayur-mayur , dan buah-buahan yang mengandung vitamin c . dan minuman yang banyak, kira-kira setiap satu jam sekali harus minum air sebanyak satu gelas. Walaupun kondisi nya yang tidak haus tetapi pada musim dingin cenderung air pada uretra terpicu keluar dalam ukuran yang banyak , maka harus banyak cadangan air pada tubuh.
  • Sediakan payung, untuk menjaga kemungkinan terjadi hujan pada saat perjalanan.
  1. Persiapan setelah selesai ibadah Umroh
  • Rapihkan perlengkapan dan peralatan yang sudah di kenakan ibadah umroh baik perlengkapan pribadi maupun perlengkapan kelompok jamaah umroh.
  • Biasa nya ketika menaiki pesawat jangan banyak membawa arang yang banyak, bahkan kita tidak di perbolehkan membeli oleh-oleh dalam jumlah yang banyak.
  • Seusai ibadah umroh rapihkan tempat tidur yang di pakai oleh setiap jamaah, guna untuk membiasakan diri rapih dan bersih sepulang ke tanah air.

Setelah merapihkan semua persiapan baik untuk fisik maupun rohani, para jamaah di usahakan untuk tetap istiqomah di jalan Allah ketika pulang.

Tips Berwisata saat sedang Puasa

Bulan Ramadhan telah tiba, itu tandanya seluruh umat Islam diwajibkan untuk menjalan ibada puasa. Karena kita sedang berpuasa, bukan berati hal itu menjadi alasan bagi kita untuk bermalas-malasan dirumah saja.

Hal itu dikarenakan saat sedang berpuasa badan menjadi lemas, sehingga hal tersebut membuat seseorang menjadi malas beraktifitas. Namun sebenarnya, meskipun sedang berpuasa, kita masih bisa lho melakukan berbagai aktifitas tanpa harus takut nantinya bakalan menguras energi.

Karena biasanya orang yang malas-malasan dirumah saja, nantinya bakalan merasakan jenuh dan bosan. Nah solusi terbaik untuk membuat fikiran fresh serta terhindar dari kejenuhan dan kebosanan, maka kamu perlu melakukan aktifitas liburan dong ?

Gak perlu bingung atau takut nanti kamu bakalan gak kuat berpuasa, asalkan kamu ikuti tips wisata saat puasa dari kita berikut ini. Tips Wisata Saat Puasa :

1. Saat Sahur, Mengkonsumsi Makanan Bernutrisi dan Bergizi

Jika ingin tetap bugar dan bertenaga saat menjalani ibadah puasa, maka jangan pernah kamu melewatkan waktu sahur kamu ya. Selain itu, makanan kamu pas waktu sahur itu juga layak untuk kamu perhatikan.

Pilihlah makanan sahur yang memiliki nilai gizi tinggi dan juga bernutrisi. Jika perlu kamu bisa mengkonsumsi vitamin juga, gunanya agar bisa menjaga stamina kamu saat menjalani ibadah berpuasa nanti saat melakukan perjalanan.

Jadi dengan begitu, kamu pun sudah tidak perlu lagi khawatir nanti akan banyak menguras energi saat melakukan wisata, dan kamu pun masih tetap bisa bugar untuk mengunjungi tempat wisata yang telah dijadwalkan.

2. Pilih Tempat Liburan Indoor

Tips wisata saat puasa selanjutya sebaik destinasi wisata yang akan kamu kunjungi nanti adalah lokasinya indoor. Tahu kenapa? Pasalnya jika kamu berkunjung ke tempat hiburan yang outdoor, panasnya terik matahari bisa membuatmu lemas nanti.

Terik matahari yang panas akan mengakibatkan suhu yang ada didalam tubuhmu akan meningkat sehingga bisa menimbulkan kegerahan dan rasa dahaga yang tinggi. Jika sudah begitu, bisa dijamin deh kamu bakalan tersiksa banget dan yang ada dalam pikiranmu hanya minum saja.

Tempat liburan indoor yang bisa kamu kunjungi disini contohnya adalah museum. Selain bisa refreshing daripada dirumah saja, dengan berkunjung ke Museum kamu pun bisa mendapat ilmu pengetahuan juga nantinya.

Kamu bisa cari destinasi wisata indoor lain yang bisa kamu kunjungi gaes, seperti contoh aquarium raksasa atau apa saja yang menurutmu menarik

3. Kurangi Bepergian Pada Siang hari

Disaat siang hari, pastinya saat itu matahari sedang berada tepat diatas kepala dan pastinya cuaca saat itu begitu panas. Apalagi jika kamu yang sedang berada di jalan, pastinya hal tersebut akan membuat energi terkuras.

Maka dari itu, sangat tidak dianjurkan untuk bepergian pada siang hari ketika kamu sedang melakukan ibadah puasa, kondisi panas yang sangat terik akan membuatmu merasakan dehidrasi tinggi dan membuat dirimu akan lemas.

Usahakan untuk bepergian pada saat pagi hari hingga menjelang seperempat siang jika memang ada rencana untuk pergi ke suatu tempat. Hal itu lantaran matahari belum terlalu panas, sehingga tidak akan membuatmu merasakan dehidrasi.

Seperempat siang ini bisa sampai jam 10 pagi, jika kamu mulai pergi keluar diatas jam tersebut, tentunya cuaca bakalan sangat panas nantinya.

4. Membawa Perlengkapan Ibadah itu Perlu

Sebagai umat muslim yang taat, kita memang diharuskan untuk menjalankan sholat lima waktu dimanapun kita berada dan sesibuk apapun aktifitas kita saat itu. Karena memang sholat lima waktu adalah hal wajib yang harus kita lakukan.

Nah jika sudah begini, maka kamu saat bepergian ke suatu tempat wisata sebaiknya selalu membawa perlengkapan ibadah, agar kamu tidak melewatkan kewajiban sebagai seorang muslim yang beriman kepada agama.

Apalagi saat bulan Ramadhan seperti ini, seperti yang diajarkan oleh guru agama kita dimana semua kebaikan yang kita lakukan saat bulan Ramadhan seperti ini maka pahalanya akan dilipat gandakan oleh ALLAH SWT.

Jangan sampai deh kamu melewatkan bulan Ramadhan ini dengan tidak menjalankan Sholat 5 waktu ya gaes.

5. Jangan Terlalu Banyak Memilih Destinasi Wisata

Memang benar, tidak ada larangan kok melakukan traveling pada saat menjalankan ibadah puasa, selama kamu bisa mengerjakannya secara bersamaan dan tidak meninggalkan kewajiban kamu sebagai umat muslim.

Namun perlu kamu ingat, dalam melakukan traveling saat sedang berpuasa berbeda dengan yang kamu lakukan pada hari biasa, kamu harus lebih jeli dalam memilih tempat wisata yang tidak terlalu banyak menguras energi.

Contoh sederhananya begini, saat hari biasa (tidak bulan Ramadhan) kamu biasanya mengunjungi tempat wisata sekitar 4 tempat. Nah khusus untuk bulan Ramadhan kali ini kamu kurangi setengahnya saja tingga 2 tempat.

Cermati pula tempat yang akan kamu kunjungi, apakah disana medan perjalanannya cukup sulit apa tidak, dan menguras stamina kamu apa tidak nanti.

6. Istrirahat yang Cukup

Tips wisata saat puasa selanjutnya yang cukup penting adalah istirahat. Dimana dengan istirahat yang cukup nantinya akan berdampak pada kualitas stamina dan energimu saat melakukan setiap aktifitas dihari itu juga.

Sebelum melakukan kegiatan atau aktifitas liburan pada saat bulan puasa seperti ini, ada baiknya kamu memastikan diri jika waktu istirahatmu sudah cukup dan teratur. Karena hal ini juga ada kaitannya dengan daya tahan tubuh kamu nanti.

Jika kamu sudah mendapatkan waktu istirahat yang cukup, maka tubuhmu pun akan segar saat bangun nanti, fresh dan ringan sehingga kamu sudah siap untuk melakukan berbagai aktifitas termasuk liburan meskipun saat berpuasa.

7. Berbuka Puasa dengan Makanan atau Minuman yang Manis

Pastinya ketika liburan, energi yang ada dalam tubuhmu telah terkuras cukup banyak ya, hal itu bisa disebabkan karena aktifitas liburanmu yang terlalu berlebihan atau mungkin perjalanan jauh yang kamu tempuh untuk mencapai kesana.

Nah untuk menggantikan semua energi kamu yang terluras, hendaknya saat sudah mendengar adzan maghrib kamu segerakan untuk berbuka puasa, jangan di tunda lagi. Alangkah baiknya kamu mendahulukan menyantap makanan yang manis.

Kamu bisa memakan kurma ataupun kudapan manis lainnya untuk mengembalkan energimu kembali. Manfaatkan waktu berbuka puasamu juga sebagai waktu istirahat setelah lelah melakukan perjalanan liburan saat itu.

Demikian informasi tentang tips wisata saat puasa, karena sebenarnya dengan kamu melakukan ibadah puasa, bukan berati kamu bermalas-malasan untuk beraktifitas. Semoga artikel ini bermanfaat.

Tips memilih kurma yang bagus

Cara Mengetahui Kurma yang Berkualitas Baik dan Sehat

Untuk mendapatkan manfaat sehat dari buah kurma, maka kurma yang dikonsumsi pun haruslah yang kondisinya baik dan tentu saja sehat. Berikut adalah tips cara memilih buah kurma yang berkualitas baik:

1. Pilihlah buah kurma yang segar dan tidak terlalu berkerut kulit arinya. Kulit ari harus mengilat dan tidak terlalu kering, warnanya seragam, dan tidak pecah-pecah.

2. Jika anda membeli kurma dalam kemasan, maka perhatikanlah kemasannya. Jangan sampai anda memilih kemasan yang sudah rusak atau terbuka dan jangan lupa cek juga tanggal kedaluwarsanya.

3. Pilihlah buah kurma yang besar. Bukan berarti buah kurma yang kecil itu tidak baik untuk dimakan, hanya saja buah kurma yang sudah kecil biasanya sudah lama mengering. Jadi sebaiknya anda memilih buah kurma yang besar.

4. Carilah buah kurma yang tidak lengket saat dipegang. Beberapa pedagang menggunakan trik ini dengan menambahkan madu atau gula cair pada kulit kurma agar terasa manis, atau untuk menutupi rasa buah kurma yang sudah tidak baik lagi kualitasnya. Jadi, kita harus lebih jeli dalam membeli buah kurma.

5. Buah kurma yang masih segar berwarna cokelat kemerahan atau kekuningan. Meski kurma bisa bertahan lama, namun akan lebih baik bila kita memilih yang masih segar.

6. Jika bisa sebaiknya dicicipi dahulu, pilihlah kurma dengan tekstur dan daging buah yang empuk dan tidak keras, dan tidak berbau pastinya.

7. Sebaiknya hindari membeli kurma di tempat yang terbuka tanpa adanya penutup kemasan. Debu dan binatang yang menempel pada kulit kurma bisa ikut memengaruhi kesehatan kita.

OK. Itulah beberapa tips yang bisa anda lakukan saat memilih dan membeli buah kurma. Pastikan membeli buah kurma yang berkualitas baik agar anda dan keluarga juga mendapatkan manfaat dari mengonsumsi buah kurma.

Tips Beribadah Umroh Yang Nyaman

Bicara soal waktu, meski umrah bisa dilakukan kapan saja, pemilihan waktu sendiri sebenarnya cukup penting. Ini ada hubungannya dengan kondisi Arab Saudi yang memiliki iklim gurun. Pada musim panas (Juni-Agustus) suhu udara bisa mencapai lebih dari 45 derajat celcius. Sebaliknya pada musim dingin (November-Februari) suhu pada siang hari 38-42 derajat celsius, sementara malam bisa mencapai 8 derajat celsius.

Pada bulan Maret-Mei, cuaca bisa dikatakan sedang sejuk dan lebih bersahabat. Mengingat cuaca yang begitu panas, ada baiknya memilih waktu sesuai dengan kondisi Anda. Jika Anda termasuk orang yang mudah lelah, atau Anda memilih beribadah dengan rasa nyaman, pilihlah waktu dengan cuaca bersahabat. Pasalnya, setelah melalui penerbangan yang lumayan panjang (sekitar 10 jam penerbangan) dan perbedaan waktu lebih kurang 4 jam di belakang waktu Jakarta (GMT+3), Anda akan menghabiskan sebagian besar waktu dengan beribadah yang dilakukan tidak hanya di dalam masjid, tapi juga di ruang terbuka.

Namun, ibadah umrah sendiri selain banyak diminati pada bulan Ramadhan, juga ramai dilakukan pada musim liburan (Juni-Agustus). Jadi jika Anda memutuskan melaksanakannya di bulan-bulan itu, ada sedikit tips. Selalu gunakan pakaian berwarna putih yang memantulkan panas matahari. Dengan begitu, energi Anda tidak mudah terkuras karena panas tidak diserap baju dan tubuh.

 

Tips melaksanakan ibadah Umroh Yang Nyaman

 

1. Perbanyak membawa baju ihrom (warna putih), karena akan lama di Makkah daripada di Madinah, sehingga bisa umroh berkali-kali. Bagi wanita, jangan lupa membawa beberapa kaos kaki putih dan warna gelap lainnya karena akan sering dipakai. Semua perlengkapan itu ditaruh di koper besar yang nantinya di taruh di bagasi pesawat.

2. Tak perlu membawa baju santai terlalu banyak, cukup 2 pasang saja karena saat di Makkah dan Madinah akan lebih banyak menggunakan Mukena atau Jilbab langsung yang panjang sehingga tak perlu repot-repot memikirkan baju.

3. Baju tidur juga bawalah 2 pasang saja, karena biasanya jarang dikenakan sebab biasanya kita tidur hanya 3-4 jam saja, sebagian besar waktu dihabiskan di Masjid. Udara Saudi pun tak membuat kita berkeringat sehingga baju tetap bersih.

4. Bawahlah sebuah baju ihrom dan perlengkapan mandi secukupnya di dalam koper yang ditaruh di Cabin agar tidak kesulitan ketika harus menaiki banyak tangga

5. Bagi wanita sebaiknya memakai pembalut sejak dari tanah air untuk menjaga kemungkinan penggunaan toilet yang antre sehingga bisa tak perlu berlama-lama menggunakannya

6. Bawalah tissue basah untuk menjaga kebersihan dan botol berisi air mentah setiap kita mau pergi, untuk berjaga-jaga bila air di toilet macet.

7. Tukarkan uang ke pecahan kecil dalam bentuk Real, seperti 1 real, 5 real dll. Karena kebanyakan harga makanan kecil hanya sekitar 2-10 real. Dan untuk mempermudah bila ingin memberi Tips

8. Bila pergi dengan rombongan yang banyak, sebaiknya rekam bacaan tawaf dan Sai dalam MP3/MP4, sehingga bisa didengar sendiri dan diikuti sendiri tanpa harus mengandalkan pembimbing.

9. Pakailah tas pinggang setiap ke masjid atau melakukan Tawaf dan Sai, untuk mempermudah kita bergerak. Tas pinggang biasanya bisa diisi oleh quran kecil, kunci hotel, dan sedikit uang.

10. Bila ingin mencium hajar aswat dan shalat di hijir ismail, bagi wanita pakailah jilbab langsung yang panjang untuk menghindari apabila ada jamaah yang menarik jilbabnya saat sedang berdesak-desak.

11. Bila pergi membawa anak, sebaiknya kalungkan tanda rombongan dan tuliskan keterangan nama hotel tempat menginap dan nama travelnya sehingga bila terpisah, petugas bisa langsung mengantarannya ke hotel.

Bagaimanakah Mengatasi Jet Lag Saat Perjalanan Jauh ?

Jet lag merupakan gangguan biorhythmic jam tubuh yang berarti rutinitas tubuh yang biasanya memiliki jam-jam tertentu untuk makan ataupun tidur menjadi terganggu. Kondisi seperti ini biasanya banyak dialami oleh seseorang yang melakukan perjalanan dari satu zona waktu ke zona lain dengan waktu yang jauh berbeda. Kondisi seperti ini bisa saja mengganggu dan membuat para penderitanya merasa begitu lelah. Untuk menyesuaikan diri dengan zona waktu yang baru tubuhpun membutuhkan waktu. Kondisi jet lag biasanya banyak menyerang orang-orang yang melakukan perjalanan ke luar negeri dengan perbedaan zona waktu yang amat jauh dari tempat asalnya.

Image result for jet lag

Jet lag bisa dicegah dan diatasi dengan cara ini.

1.    Sesuaikan Jam Pribadi Anda

Karena jet lag adalah sebuah kondisi yang berkaitan dengan masalah perbedaan zona waktu antara tempat asal anda dengan Negara yang akan anda kunjungi berbeda. Untuk itu, hal pertama yang sebaiknya anda lakukan untuk mencegah jet lag sebelum berpergian adalah menyesuaikan jam. Mulailah sesuaikan waktu dengan destinasi tujuan anda beberapa hari sebelum pergi, misalkan waktu tidur dan bangun tidur yang dipercepat. Jika prediksi waktu tiba di tempat tujuan anda adalah pagi hari, cobalah untuk tidur dipesawat. Dengan begitu, ketika anda sampai disana, rasa kantuk tidak akan terlalu menyerang anda sehingga anda bisa beradaptasi secara perlahan dengan kondisi di Negara atau tempat yang anda kunjungi.

2.    Sempatkan Istirahat Sebelum Pergi

Bila perjalanan yang hendak anda lakukan bukanlah perjalanan bisnis yang begitu mendesak, maka anda pasti memiliki waktu setidaknya dua hari untuk beristirahat sebelum berpergian. Dengan menyempatkan diri untuk beristirahat, akan membuat tubuh anda tidak merasa terlalu lelah. Disamping itu, tubuh yang fit memungkinkan anda untuk menghadapi kendala apapun selama perjalanan.

3.    Tambah Cairan Tubuh Anda

Saat melakukan perjalanan dengan pesawat, terutama perjalanan panjang, orang bisa saja mengalami dehidrasi. Kondisi seperti ini bisa dipicu karena factor pengeringan udara, ketinggian dan pendingin udara saat berada pesawat. Sedangkan dehidrasi dapat memicu stress dan membuat seseorang mengalami jet lag lebih besar atau bahkan lebih parah. Untuk itu, minum banyak air sebelum dan setelah berpergian untuk cegah dehidrasi. Ketika tubuh terhidrasi, maka anda akan terhindar dari stress selama perjalanan. Selain itu, saat pasokan cairan dalam tubuh tercukupi, hal ini akan mempermudah proses menyesuaikan diri di zona waktu baru.

4.    Konsumsi Suplemen Bila Perlu

Mengkonsumsi suplemen yang kaya akan kandungan melatonin terbukti ampuh mengurangi jet lag. Suplemen ini bisa membantu seseorang untuk merasa mengantuk. Jadi saat anda mengalami kesulitan tidur dipesawat, anda bisa menggunakannya sebagai alat bantu untuk segera terlelap. Namun sebaiknya konsumsi suplemen ini dikonsultasikan terlebih dahulu pada pihak medis untuk menghindari alergi pada tubuh.

5.    Makan Dengan Baik

Saat hendak melakukan perjalanan jauh ada baiknya jika anda bisa menjaga pola makan anda dengan baik. Hindari konsumsi makanan pedas agar anda tidak mengalami masalah pencernaan. Selain itu minuman kopi juga sebaiknya anda hindari karena kaffein justru akan mengganggu pola tidur anda. Cobalah makan pada zona waktu yang baru. Hal ini akan membantu anda menyesuaikan diri ke zona waktu berbeda dengan lebih mudah.

6.    Sesuaikan Waktu Saat Mendarat

Ketika mendarat, sebaiknya segera sesuaikan waktu pada jam tangan atau ponsel anda dengan waktu setempat. Hal ini bertujuan untuk memberitahu tubuh bahwa waktu sudah berubah dan telah disesuaikan. Dengan begini, tubuh akan mendapatkan pemberitahuan terlebih dahulu sehingga tidak kaget dan stress.

7.    Biarkan Tubuh Terkena Sinar Matahari

Ketika sampai ditempat tujuan anda, kecuali saat itu adalah waktu malam atau cuaca saat itu sedang tidak bersahabat. Coba biarkan sinar matahari masuk ruangan anda dan mengenai kulit. Sinar matahari amat baik untuk kembali mengatur pola jam tubuh. Sehingga tubuh anda dapat segera menyesuaikan dengan zona waktu yang baru.

8.    Sebaiknya Jangan Langsung Tidur

Sebaiknya hindari langsung terlelap saat baru tiba di tempat tujuan anda, terkecuali jika saat itu, anda tiba pada malam hari. Cobalah untuk tetap terjaga dengan menyempatkan mandi, mengobrol atau sekedar melihat-lihat ruangan anda untuk menyesuaikan diri dengan tempat dan waktu yang baru. Sebaiknya tidur pada waktunya, dengan begini akan membuat anda sembuh lebih cepat dari jet lag.

9.    Pilihlah Penerbangan Malam

Perjalanan jauh akan lebih baik jika dilakukan saat waktu malam. Dengan mengambil penerbangan malam anda bisa tidur selama perjalanan sehingga waktu tidak akan terasa lama. Selain itu, penerbangan malam cenderung lebih terasa tidak membosankan karena hampir sebagian besar waktu anda digunakan untuk tidur.

Syndrome jet lag bisa saja terjadi dalam waktu lebih dari 3 hari tergantung seberapa jauh perjalanan yang anda lakukan. Untuk itu, mempersiapkan diri dengan melakukan beberapa hal diatas akan sangat membantu anda dalam mencegah dan mengatasi timbulnya syndrome jet lag yang bisa begitu mengganggu.

Perlengkapan Apa Saja Yang Harus Dibawa Saat Hendak Pergi Umroh

Bagi Anda yang sebentar lagi mendapatkan keberuntungan bisa pergi ke Tanah Suci untuk beribadah umroh ataupun haji, pastinya sudah disibukkan dengan mempersiapkan perlengkapan umroh dan haji yang harus dibawa. Biasanya ketika mendapatkan bimbingan oleh biro perjalanan seperti pada pelaksanaan manasik mereka sudah memberikan informasi barang apa saja yang harus dibawa.

Perlengkapan-Umroh-Yang-Harus-Di-Bawa

Agar perlengkapan umroh yang harus Anda bawa tidak ada yang tertinggal, lakukan packing minimal dua atau tiga pekan sebelum keberangkatan. Sehingga jika ada barang yang kurang masih memiliki waktu untuk membelinya. Packing jauh-jauh hari juga dilakukan untuk memastikan barang tidak ada yang tertinggal. Packing yang terlalu dekat dengan waktu keberangkatan bisa membuat perlengkapan umroh banyak yang tertinggal. Packing yang tergesa-gesa membuat kita sering melupakan barang apa saja yang harus dibawa.

Untuk jamaah laki-laki perlengkapan umroh terdiri dari 2 lembar kain ihram (1 dipakai dan 1 lagi sebagai cadangan). Kain ihram ini wajib dibawa karena menjadi salah satu rukun dalam menjalankan umroh dan haji. Tanpa pakaian ihram maka tidak sah ibadah tersebut. Kain ini bisa Anda dapatkan dari toko perlengkapan umroh dan haji yang kini sudah banyak tersedia di kota besar maupun kecil. Biasanya biro perjalanan sudah memasukkan kain ihram ini dalam paket perjalanan sehingga Anda tidak perlu membelinya. Hanya saja menyiapkan kain ihram cadangan sangat disarankan. Jika kain ihram satunya terkena najis atau kotor, masih ada kain ihram cadangan sehingga akan membuat ibadah umroh tidak terganggu. Sedangkan untuk jamaah wanita, bawalah 3 buah mukena yang juga wajib hukumnya dipakai ketika memulai ihram di miqat.  Perlu di ingat bahwa sekarang ini ada sebuah pinjaman tanpa agunan yang bisa Anda gunakan untuk biaya umroh Anda bersama keluarga Anda selama menjalankan ibadah umroh di tanah suci.

Selain pakaian wajib di atas, Anda juga harus membawa beberapa perlengkapan pendukung baik baju, celana, dan juga perlengkapan pendukung lainnya. Untuk lebih jelasnya, perlengkapan pendukung ibadah umroh dibedakan menjadi beberapa jenis.

Perlengkapan Doa dan Buku Petunjuk

Calon jamaah pastinya dibekali dengan buku kumpulan doa dan petunjuk pelaksanaan ibadah umroh dari biro perjalanan. Pastikan untuk membawa buku tersebut ke Tanah Suci. Banyaknya doa yang harus dibaca membuat banyak jamaah yang tidak hafal seluruh doa. Padahal doa tersebut harus dibaca dalam proses ibadah umroh. Betapa susahnya jika buku tersebut tertinggal dan Anda tidak menghafal seluruh doa itu. Buku doa ini biasanya berukuran kecil dan diberi tali sehingga memudahkan untuk membawanya dengan dikalungkan ke leher. Ukurannya yang kecil sering membuat benda ini terlupa sehingga pastikan kembali barang ini tidak tertinggal.

Selain buku doa, bawalah tasbih baik tasbih biasa atau tasbih digital. Untuk kemudahan, pilihlah tasbih digital karena Anda tidak perlu mengingat hingga berapa jumlah dzikir yang Anda baca. Untuk mengetahuinya Anda cukup melihat berapa angka yang tertera di tasbih digital. Bawalah juga peta kota Mekkah khususnya di kawasan Masjidil Haram. Luasnya kawasan ini membuat jamaah sering tersesat. Oleh sebab itu dengan adanya peta tersebut dapat menolong jamaah ketika tersesat karena terpisah dari rombongan.

Obat-obatan Pribadi

Biro perjalanan sebagai lembaga yang membawa Anda menuju Tanah Suci sudah pasti menyediakan perlengkapan kesehatan sebagai pertolongan pertama jika terjadi masalah kesehatan pada jamaah. Tapi perlengkapan kesehatan yang disediakan tentunya tidak semuanya cocok dengan diri Anda. Jadi bawalah obat-obatan pribadi sebagai antisipasi jika Anda terserang penyakit. Bawalah obat yang berbentuk tablet atau kapsul dan hindari membawa obat cair. Benda cair seperti ini biasanya dilarang dibawa dalam perjalanan menggunakan pesawat. Jika dibawapun obat itu akan disita di bandara.

Selain obat-obatan sebagai pertolongan pertama jika tubuh terserang penyakit, bawalah suplemen penambah daya tahan tubuh. Madu atau suplemen lain yang terbuat dari madu dengan bentuk tablet atau kapsul, serta jinten hitam atau biasa dikenal dengan Habbatu Sauda adalah contoh suplemen yang bisa dibawa. Dengan suplemen ini daya tahan tubuh akan terjaga. KTA Udara yang berbeda dengan di tempat asal, serta aktivitas fisik yang lumayan menguras tenaga bisa mengakibatkan daya tahan tubuh melemah. Dengan asupan suplemen yang aman untuk tubuh, kesehatan tubuh Anda dapat terjaga. Tubuh yang bugar akan membuat proses ibadah berjalan dengan lancar.

Perlengkapan Pelindung Diri

Udara panas serta kemungkinan adanya penyakit menular dari udara membuat jamaah harus waspada dalam melindungi diri. Selain suplemen dan obat-obatan pribadi bawalah perlengkapan pelindung diri dari panas dan udara yang membawa penyakit. Masker sebagai pelindung dari udara yang tercemar, payung kecil dan kacamata hitam sebagai pelindung dari panasnya sinar matahari, sarung tangan sebagai pelindung tangan serta sandal untuk alas kaki bisa Anda bawa. Perlengkapan ini dianjurkan untuk dibawa untuk melindungi tubuh jamaah dari penyakit dan panas yang menyengat. Masker menjadi benda wajib sejak tahun 2014 karena kemungkinan penyakit MERS yang menyerang jamaah yang menular melalui udara.

Perlengkapan Mandi

Perjalanan ibadah umroh dari berangkat hingga pulang kembali ke tanah air memerlukan waktu minimal 8 hari. Oleh sebab itu perlengkapan mandi harus dipersiapkan. Bawalah sabun, sikat gigi dan odol, shampoo, serta handuk. Satukan perlengkapan mandi ini dalam satu wadah sehingga memudahkan Anda dalam mencarinya. Bawa juga perlengkapan kosmetik seperti lotion dan krim untuk mencegah kulit Anda menjadi kering dan kasar. Udara panas di Tanah Suci bisa mengakibatkan kulit menjadi kering dan tentunya akan membuat Anda tidak nyaman. Membawa wewangian diperbolehkan asal tidak digunakan ketika masih di dalam waktu ihram. Karena pada waktu ihram penggunaan wewangian haram dilakukan.

Peralatan Komunikasi

Saat ini perlengkapan komunikasi tidak bisa dijauhkan dari seseorang. Pun begitu dengan jamaah umroh, handphone menjadi benda wajib untuk dibawa. Membawa handphone memudahkan Anda untuk menghubungi sanak saudara yang ada di rumah. Agar komunikasi bisa terjalin meskipun jarak berjauhan, bawalah handphone beserta charger-nya. Jika memungkinkan bawalah baterai cadangan atau powerbank sehingga Anda tidak takut kehabisan baterai di tengah jalan. Siapkan juga kartu perdana dengan nomor Saudy atau kartu lokal yang sudah mendukung untuk digunakan di Tanah Air. Daftarkan kartu tersebut sehingga dapat digunakan untuk menghubungi keluarga di rumah. Atau jika handphone Anda sejenis iPhone atau android, belilah paket internet sehingga Anda dapat menghubungi keluarga menggunakan layanan video call seperti Skype.

 

Itulah beberapa perlengkapan umroh yang perlu Anda siapkan sebelum berangkat ke Tanah Suci. Perlengkapan yang terbawa semua dapat membuat ibadah umroh Anda berjalan dengan lancar.

Antisipasi Perubahan Cuaca Selama Umrah

Kota Makkah sebagai pusat kegiatan ibadah umrah dan haji, punya iklim gurun sebagaimana wilayah lain di Arab Saudi. Suhu yang berubah ekstrem antara siang hari dan malam, menjadi salah satu ciri utama iklim ini.

Gambar terkait
Di negara tersebut, suhu udara juga bisa jauh berbeda antara musim panas dan musim dingin. Bahkan salju tercatat sempat pula beberapa kali menyambangi tempat ini. Semua masalah cuaca dan suhu udara ini tak jarang bikin “kaget” jemaah umrah dan haji asal Indonesia.

Pada siang hari, suhu rata-rata di negara itu bisa di kisaran 40 derajat Celcius. Sebaliknya, suhu pada malam hari bisa anjlok hingga di bawah 10 derajat Celcius. Belum lagi embusan angin kering yang cenderung tak berhenti sepanjang hari.

Hasil gambar untuk hembusan angin di arab
Perbandingan lebih ekstrem terjadi antara musim panas dan musim dingin di sana. Selama musim panas, suhu udara pada siang hari di Arab Saudi bisa mencapai kisaran 55 derajat Celcius. Suhu tinggi itu pun kerap disertai angin kering dan debu yang berterbangan. Musim panas di sana biasanya dimulai pada setiap April sampai Agustus.

Sebaliknya, pada musim dingin suhu udara bertengger di kisaran 20 derajat Celcius pada siang hari. Musim ini biasanya berlangsung antara Oktober hingga Januari, yang kerap kali diawali dengan angin kencang dan badai debu. Pada hari-hari ini, setidaknya menurut situs web www.accuweather.com, suhu udara di Kota Makkah juga berkisar 20-30 derajat Celcius pada siang hari. Suhu udara terendah pada malam hari pun terpantau masih di kisaran belasan derajat Celcius.

Kedua kisaran temperatur itu merupakan rata-rata suhu udara pada musim dingin di sana. Namun, beberapa kondisi ekstrem musim dingin tercatat pernah terjadi di Arab Saudi dan bahkan Makkah dalam beberapa tahun terakhir. Suhu udara pun terpantau sempat jatuh hingga ke kisaran nol derajat Celcius.

Khusus di Makkah, hujan, angin dingin kencang, dan bahkan salju dilaporkan antara lain terjadi pada medio Januari 2016. Fenomena ini pun sontak ramai menjadi perbincangan di media sosial.

Hasil gambar untuk angin kencang di arab saudi
Katakanlah suhu udara musim dingin di Makkah pada tahun ini tak turun terlalu ekstrem, antisipasi tetap harus disiapkan jemaah umrah yang segera berangkat dalam waktu dekat. Bagaimana pun tetap ada angin kering serta perbedaan suhu drastis antara siang dan malam.

Sejumlah tips seperti berikut ini dapat jadi sebagian panduan mempersiapkan diri para jemaah yang berziarah ke Makkah pada musim dingin.

1. Olahraga

Latihan fisik bisa menjadi tameng pertama agar tubuh tetap prima menghadapi perubahan cuaca ekstrem, termasuk suhu dingin. Persiapan ini sekaligus membantu fisik jemaah untuk menjalankan rangkaian ritual umrah seperti tawaf dan sa’i, yang butuh banyak jalan kaki.

Sebaiknya olahraga rutin sudah dilakukan minimal tiga bulan sebelum keberangkatan. Salah satu latihan yang cukup mudah untuk rentang usia berapa pun adalah jalan kaki 2-3 kilometer per hari. Selain berjalan kaki, berenang atau gym bisa jadi pilihan olahraga untuk persiapan ibadah ini.

Hasil gambar untuk olah raga
2. Asupan makanan

Sejak jauh-jauh hari sebelum jadwal keberangkatan, atur asupan gizi harian. Tujuannya, memastikan badan fit saat berangkat dan menjalankan ibadah umrah. Biasakan pula minum yang cukup.

Saat di Tanah Suci, utamakan mengonsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat dan protein. Pilih saja misalnya roti gandum, nasi merah, kentang, dan biji-bijian. Karbohidrat adalah sumber kalori yang mampu menghasilkan energi bagi tubuh. Selain itu, zat ini juga bermanfaat sebagai pengisi ulang glikogen—cadangan energi—dalam tubuh. Adapun protein bisa didapat dari daging sapi, ayam, tempe, tahu, telur, susu, dan kacang-kacangan

3. Pakaian

Dalam rangkaian perjalanan umrah, jemaah tak setiap hari mengenakan ihram. Selama ihram, laki-laki hanya diizinkan mengenakan dua lembar kain tak berjahit. Bagi laki-laki, ihram hanya wajib dipakai saat menjalankan ritual umrah. Biasanya, ihram laki-laki untuk umrah adalah pada hari-hari pertama tiba di Makkah dari lokasi miqat yang sudah ditentukan serta saat menjalankan tawaf wada.

Hasil gambar untuk pakaian ihram
Adapun bagi jemaah perempuan, pakaian harus menutup seluruh aurat. Namun, sejumlah dalil menyebutkan larangan perempuan mengenakan penutup muka dan sarung tangan selama ihram atau ritual umrah. Dengan semua ketentuan tersebut, tak perlu banyak pilihan pakaian untuk menjalankan rangkaian ibadah umrah. Jemaah cukup memilih bahan yang agak tebal untuk mengantisipasi cuaca ekstrem.

Meski begitu, pastikan bahan itu juga tetap menyerap keringat dan terasa “adem” untuk dipakai berdesakan dengan ribuan jemaah lain. Patut diingat, paket perjalanan umrah biasanya juga menyertakan kunjungan ke lokasi lain di luar Makkah dan Masjidil Haram.

Hasil gambar untuk pakaian untuk ziarah di mekkah

Untuk keperluan ini, jemaah bisa menyiapkan pula sejumlah pakaian yang nyaman dipakai selama perjalanan. Jaket, syal, kaus kaki, dan baju tebal, bisa disertakan di sini.

4. Obat-obatan

Bagian yang tak boleh terlewatkan sebelum berangkat umrah—apa pun musimnya—adalah obat-obatan pribadi. Saat mengantisipasi cuaca ekstrem apalagi dingin, obat-obatan ini menjadi lebih penting lagi disiapkan.

Jangan segan pula berkonsultasi dengan dokter mengenai persiapan medis menjelang berangkat ke Tanah Suci. Catat, persiapan obat tak hanya diperlukan para pengidap penyakit berat. Siapkan juga pelembap, baik untuk bibir maupun wajah, untuk mencegah kulit muka dan bibir mengelupas. Setali tiga uang, sertakan juga body lotion, untuk tujuan yang sama.

5. Antisipasi perjalanan

Pastikan perjalanan ibadah lancar, dimulai dari kejelasan jadwal hingga rincian perjalanan. Detail penerbangan—termasuk lokasi singgah dan maskapai—hingga tempat menginap di lokasi-lokasi rute perjalanan, harus sudah digenggam sejak awal.

Dengan regulasi saat ini, memilih biro perjalanan yang tepat bisa meminimalkan segala kerumitan persiapan terkait rencana keberangkatan ibadah umrah. Kementerian Agama pun menganjurkan jemaah untuk benar-benar cermat memilih biro perjalanan ini.

Perhatikan program layanan yang ditawarkan. Agen yang bonafide akan selalu menginformasikan detail perjalanan, termasuk soal suhu dan jarak yang harus ditempuh jemaah dengan jalan kaki per hari selama di Makkah. Fasilitas hotel, jarak dengan lokasi ibadah, atau layanan transportasi yang diperlukan, juga bukan perkecualian.

Biro perjalanan tersebut juga akan selalu menyediakan pemandu dan pendamping profesional. Keberadaan pemandu dan pendamping ini bertujuan mencegah jemaah hilang atau tersesat, sekaligus memastikan rukun ibadah terpenuhi.

Karena itu, informasi tentang biro perjalanan juga harus digali sedetail mungkin, sebelum pilihan ditentukan. Kementerian Agama menyematkan kriteria biro perjalanan yang direkomendasikan dalam situs web-nya.

Sudah siap memenuhi panggilan ke Tanah Suci?